Gairah Bersepeda
Gairah Bersepeda
Oleh : Elyas
SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Hari ini saya ke tempat kerja menggunakan sepeda Polygon premier 2.0 bekas sepeda Mas Lutfi anakku yang ketiga saat dia duduk di SMP Negeri 2 Bantul. Alhamdulillah meskipun sudah berusia 6 tahun yang lalu, ternyata sepeda ini masih sangat nyaman untuk dipakai ke tempat kerja. Terbukti hari ini saya bawa tanpa ada kendala apapun dengan durasi waktu kurang lebih 30 menit jarak tempuh 10 km.
Ehm.. saya akhir-akhir ini baru kesengsem dengan sepedan, baik dipakai untuk santai bersama teman-teman maupun dipakai untuk ke tempat kerja. Saya juga telah beberapa kali naik sepeda ke tempat kerja mulai Sepeda Odessy sepeda lipat Umi, Thrill ravage 3.0 sepeda specialized untuk jalan mendaki dan tentu sepeda Polygon Premier 2.0 yang dibeli 6 Tahun yang lalu. Dari ketiga sepeda tersebut, ternyata mempunyai kesimpulan yang sama. Apa itu,?? Sama-sama kemringet...he...he...dan sama - sama membuat badan ini menjadi lebih sehat dan pikiran lebih fresh. Ngak percaya ?? Bersepedalah mulai saat ini juga, baik saat santai maupun sekali-kali menuju ke tempat kerja.
Sejak kecil kehidupan saya tidak lepas dari sepeda. Waktu SMP pun saya ke sekolah menggunakan sepeda jengki menemouh jarak kurang lebih 7 s.d. 8 km. Waktu SPG saya juga bersepeda jengki yang jarak tempuhnya relatif pendek kurang lebih 3 km. Dan waktu kuliah pun saya masih juga bersepeda Jengki dipinjami oleh anaknya ibu kos saya. Bahkan saat menjadi CPNS di SMK Negeri 4 Yogyakarta saya pun berangkat kerja menggunakan sepeda Jengki. So sepeda sudah melekat dalam diri saya sejak dahulu kala.
Sudah beberapa tahun ini memang sudah jarang saya bersepeda, akan tetapi menjelang puasa kemarin keinginan bersepeda tumbuh kembali ditunjang dengan beberapa teman yang membuat group GoRR (Gowes rame-rame). Saya ikut bergabung di dalamnya dan ternyata sampai sekarang ketagihan bersepeda. Puasa hampir setiap hari saya bersepeda baik pagi maupun sore hari. Sehabis puasa pun saya tetap bersepeda baik pagi, sore , kadang malam hari bahkan ke tempat kerja.
Rute yang agak jauh ke Bandara YIA kurang lebih 80 km PP, Hutan Pinus Dlingo kurang lebih 60 KM PP, road to Prambanan kurang lebih 50 KM, Goa Jepang Pundong kurang lebih 50 KM. Kalau di bawah 30 KM entah sudah tidak terhitung jumlahnya. Dan senangnya semua itu menjadi catatan kecilku dan saya tuangkan dalam blog dengan alamat http//:gorrelyas.blogspot.com, khusus bersepeda ini dalam waktu dekat bukuku juga akan terbit yang berjudul "bersepeda bikin bahagia" bekerjasama dengan penerbit ikatan guru Indonesia (IGI) DIY.
Itulah sekelumit perjalanan saya bersepeda kembali selama satu bulan ini, mudah-mudahan ke depan bisa Istiqomah karena yang terpenting bersepeda itu membuat kita bahagia, badan menjadi lebih sehat dan pikiran menjadi fresh.
Salam menemu baling menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.
Indahnya berbagi tulisan tanpa batas hidup terasa lebih bermakna.
Yogyakarta 3 Juni 2020 pukul 9.43 WIB.




Komentar
Posting Komentar