Indahnya Bersepeda
Indahnya
Bersepeda
Oleh : Elyas
SMK Negeri 1 Yogyakarta (Skaoneta)
Berkualitas, berkarakter, berakhlak dan
berbudaya
Cara ampuh untuk mencegah tidur
sehabis subuhan adalah dengan
berolahraga. Pilihannya jatuh pada sepeda. Kenapa memilih sepedaan?? Karena
bersepeda bisa sambil tamasya melihat semua pemandangan yang kita lalui.
Bersepeda juga dapat meningkatkan stamina tubuh, terutama otot-otot kaki sehingga akan lebih
kuat.
Pagi ini seperti biasa start
pukul 5.30 dari rumah Puspa menuju ke Paseban Bantul. Kami berlima bersama-sama
ambil arah goa Selarong sampai ke Paseban Bantul. Sampai di Paseban, seperti biasa kita abadikan gambar untuk
berfoto bersama. Suasana di pagi hari di kompleks Paseban ini begitu lengang.
Tidak banyak motor dan pejalan kaki yang berada ada disini. Hanya beberapa
pesepeda yang melewati jalur ini termasuk saya beserta rombongan. Tidak lupa
saya dan kawan-kawan sempatkan berfoto di taman Paseban yang diapit oleh dua
kuda. di taman Paseban beserta alun-alun nya ini setiap malam selalu ramai
dikunjungi oleh para pengunjung di saat belum muncul Pandemi. aneka macam
makanan tersaji di sana sambil menikmati udara malam. Begitu juga aneka macam
mainan anak-anak dijajakan di sana. Tempat ini sangat cocok untuk mengajak
putra-putrinya terutama yang masih kecil bermain di tanah lapang.
Selesai dari Paseban Bantul Kamis
rombongan melanjutkan perjalanan pulang dengan mengambil rute pasar Bantul
lurus ke utara mesjid agung ke barat kemudian TK Al Azhar ke utara terus sampai
nanti menuju ke Kasongan Permai. Di sepanjang perjalanan saat pulang
pemandangan di kanan kiri sawah membentang begitu luas. begitu juga pepohonan
yang masih sangat rimbun sehingga memanjakan mata ini untuk menikmati ayat-ayat
kauniyah dari Allah subhanahu wa ta'ala.
Jadi tunggu apalagi guys kalau anda ingin menikmati alam sekitarnya
sambil santai maka yang paling cocok dan
efektif adalah dengan cara bersepeda pagi. Mau coba??nikmati sensasinya
bersepeda pagi bikin hati bahagia.
Salam menemu baling menulis
dengan mulut dan membaca dengan telinga..
Indahnya berbagi tulisan tanpa
batas hidup terasa lebih bermakna.
Bantul 13 Mei 2020 pukul 7.04 WIB

Komentar
Posting Komentar